DIBALIK LAYAR TRADER RECEHAN


Edisi kali ini, mumpung lagi liburan, saya akan mengeluarkan sedikit wawasan seputar dibalik layar trader recehan. Bukan maksud menyindir siapa-siapa... Saya Cuma menyampaikan unek-unek siapa tahu ada manfaatnya.. jika tidak ya gak perlu ditanggapi...
Kita tahu money management atau MM dalam trading forex itu penting sekali, tapi trader pemula khususnya sering bingung menerapkannya. Ya, karena memahaminya jika dikaitkan dengan kondisi dirinya sering gak sesuai dengan ilmunya.

Misal belajar dari trader sukses dunia, atau  dari senior saja deh... penerapan MM begitu ketat misal ketahanan 2000 pip keatas dan setiap bulan hanya mencari 20-30 % saja... Okey, tentu itu bisa kita pahami  kondisi itu, dan logis mereka bisa bertahan sukses menjalani bisnis ini. Trading mereka pun jarang melakukan transaksi karena memakai strategi semi longterm atau longterm... Nah, begitu diterapkan apa yang telah mereka kerjakan, ternyata banyak yang merasa gak cocok (jika dilakukan oleh trader cilikan).

Mengapa?
Kita ini kebanyakan trader cilik, trader recehan, trader cent dsb... Jika modal Cuma  $10 atau $20, apakah kita rela memiliki pendapatan 20-30 % sebulan? Sementara kebutuhan dibelakang sangat tidak memungkinkan dengan hasil 30 % kondisi modal seperti itu. Mengapa tidak menambah modal saja? Ya emang siapa yang mau ngasih modal.. buat hidup aja susah, modal $10 saja menabungnya 2 minggu?  Nah, ini yang menjadi masalah mengapa trader cilikan sulit untuk bertahan dari forex, yang bisa mereka lakukan ya ‘ngebut’ dan anti MM...! Apalagi jika batas waktu setoran telah tiba...!  Diakui atau tidak diakui, mereka belajar kemanapun, belajar sampai menyeberang pulau sekalipun, jika faktor-faktor itu masih jadi kendala, sulit bertahan...karena kunci trading sukses itu di money management.

Pengalaman telah membuktikan, jika mengabaikan MM suatu saat cepat atau lambat kehancuran akan datang... ! Apa tidak ada solusi? Ada.... ! Anda mencukupi kebutuhan Anda jangan dari trading forex...! Modal sedikit itu, kembangkan dengan MM yang baik dan bijak ... Anda bisa bertahan..! Kalau gak dari forex lalu dari mana?

Nah, kan itu persoalannya...  Pekerjaan lain tidak ada, bisanya trading... tapi modal Cuma pas-pasan, kebutuhan sangat  besar.  Sehingga semua menjadi serba gak logis dan menempuh jalur khusus..! Jalur non aturan sebenarnya. Lalu bagaimana? Ya gak papa.. mau gimana lagi.. kita orientasinya sekarang adalah pengelolaan akun. Karena mengelola MM gak ada yg dikelola... hix hix hix hix... Mengelola MM dengan modal kecil dan menggantungkan kebutuhan terhadap tradingnya,  kan terpaksa jadi “berburu $” untuk bisa bertahan hidup, bukan bertahan sebagai trader...

Bagaimana kalau sering MC? Ya wajar.. kan sudah diketahui sebelumnya karena tidak menerapkan MM secara ketat dan baik... MC akan terbiasa... dan sungguh ini karena terpaksa... Maka jangan diomeli terus laah mereka yang seperti ini... Kasihan..! Sebenernya mereka pun ingin seperti Anda, menerapkan MM dengan baik... target bulanan 20-30 % .. mereka ingin sekali: Ya, ingin tapi tak mampu, karena gak kuat hadapi kenyataan hidup.
Apakah ada trading modal kecil target ratusan bahkan ribuan persen  sebulan tanpa risiko MC? Anda lebih ngerti jawabannya... karena Anda yang telah mencobanya.

Bagaimana Solusinya?
Solusi pertama sudah saya berikan diawal-awal tulisan ini, kumpulkan profit lalu di WD dan tabung...! Anda bisa? Sulit... bagaimana mau nabung, mencukupi kebutuhan saja tidak cukup? Nah, buang jauh-jauh pikiran kotor... Toh, hasil 30 % modal 10 $ juga gak cukup buat setoran bank? Lebih baik tetap kembangkan modal untuk posisi aman dan nyaman.

Okey, solusi kedua...  Anda trading modal kecil ... kumpulkan profit dan lakukan WD begitu seterusnya  untuk mencukupi kebutuhan sampai persoalan ekonomi membaik, kemudian besarkan balance.

Solusi ketiga, Anda trading dengan modal kecil, profit ..lakukan  compunding trade... besarkan balance dan taati rule money management. Mencukupi kebutuhan hidup, jauhkan dari hasil trading sementara waktu bersabar hingga target terpenuhi.

Solusi keempat: Tambahlah modal Anda, sehingga anda bisa menerapkan MM secara baik dan cukup mendapatkan 30 % sebulan. Kira-kira yg bisa untuk makan dan mencukupi kebutuhan lain secara konsisten. Model seperti inilah, yang bisa mengikuti trader-trader sukses dunia...!

Persoalannya bukan Cuma pada modalnya Kang, tapi trading MC terus?  Sudah modal kecil, MC terus...!

Nah, itu dia.. Modal kecil MC terus .. karena persoalan ngumpul di penerapan MM yang tidak bisa bijak dan emosinya sulit dikendalikan.  Otak kita selalu berfikir penerapan MM yang bagus, modal kecil dampaknya buruk; bikin capek doang, stress dan gak ada hasilnya. Akhirnya harus tidak harus ya bagaimana agar dapat banyak secepatnya untuk mengakhiri penderitaan ‘lelah trading’. Makanya trading modal kecil harus lebih  mengikhlaskan ketika MC, karena trader  itu sendiri yang menciptakan MC-nya. Jangan nyalahin gurunya ya...? hahahaha
Nah, seorang trader recehan; cerdas, ahli menganalisa... pun nasibnya tidak akan jauh beda dengan trader yang kemplu... karena persoalan yang dihadapi sama. Ingat, trading sukses bukan semata-mata  cerdas dan ahli menganalisa.. tetapi banyak faktor: ekonomi dan  psikologi  yang mempengaruhinya.
Kalau trader recehan, mencari hanya solusi dalam bidang keahliannya saja; menyangkut belajar sistem dan strategi.. misal mengikuti pelatihan, berbayar... rela utang-utang, begitu  di rumah bingung lagi gak ada yang buat deposit. Atau jika sudah ada yang buat deposit ... masih saja loss bahkan MC, ini tak lain karena masih menyimpan beban ekonomi dan psikologis dan seabrek masalah seperti yang saya katakan didepan. Sayang, duit hutang tapi tidak ada perubahan nasib tradingnya. Menurutku sih, kawan yang masih menyimpan masalah ekonomi  kalau ingin belajar sistem strategi ya baiknya belajar yang gratis dulu... baca-baca blog ini...misalnya, nanya-nanya sama kawan... gak perlu gengsi, memang keadaan demikian koq.
Ya, nasib trader recehan memang sering kurang beruntung.. tapi ya gak boleh nyalahkan takdir, justru kita harus tertantang untuk keluar dari zona ‘recehan’ ini.  Mungkin prosesnya: setelah gak ada dana buat deposit, ya ngumpul-ngumpul dulu  sama grup lain yang bukan trader, syukur ada ‘rencana’ sebuah bisnis baru... bisa buat ‘selimur’ dari forex...  Kumpulkan modal lagi dan mencoba bertahan dari bisnis istimewa ini., kumpul-kumpul lagi sesama trader biar tidak dikatakan “trader Scam”.


Maaf yah, memang trader modal semangat gak cukup... modal belajar juga gak cukup, harus ada dana yang buat modal. Kalau kesulitan modal, ya sementara cari yang gretongan aja, bonusan... tapi yang bisa di WD. Mau gimana lagi, mau cari investor? Ntar lah... kalau trading sendiri sudah mumpuni... dan jika semua sudah siap ‘risiko’ antara pengelola an investor ya lanjut, yang penting ‘hubungan harus berlanjut’ baik-baik saja... Karena  sudah saling memahami tentang risiko trading forex. Jika tidak mau risiko ya ndak perlu repot-repot mengeluarkan uang.



Baca juga Artikel: Budayakan Membaca

Ya begitulah, kadang trader recehan merasa ilmu sudah sangat cukup, gak punya ‘pelurunya’...

Pokoknya ya, dipikir bareng-bareng, ayuk gimana caranya biar trader recehan bisa meningkatkan pendapatan dari forex.  Ndak perlu saling menjatuhkan, sesama trader adalah bersaudara...! Kesimpulan  akhir kisah ini; adalah harga mati trader recehan maupun besar, harus tetap menomorsatukan money management.

Kabar baiknya Anda bisa!



Buku Karya Ninjaa Trader: Ayo yang belum memiliki buku Menjadi Trader Sakti dan The Psychologian Trader silahkan order sebelum kehabisan stock......... Info harga klik DISINI


6 Responses to "DIBALIK LAYAR TRADER RECEHAN"

  1. Mantap mbah... saya senang baca tulisan tulisan mbah. Produktif banget. keep on writing ya mbah...

    ReplyDelete
  2. menginspirasi sekali eyank guruuu....

    ReplyDelete
  3. Saya selalu menunggu update dari blog ini, tulisan2 admin sangat meninspirasi. Keep writing ya

    ReplyDelete
  4. "sebesar apapun equity tetap saja tak cukup untuk 1 orang trader rakus"

    jadi bukan pada trader recehan atau trader dengan modal besar, tapi dari kebijaksanaan mematuhi MM.
    memang harus tampan untuk bisa jadi trader sukses...
    pertanyaannya, sudah tampankah Anda?
    :p

    ReplyDelete
  5. Pacarita: keren komentar anda.. thanks

    ReplyDelete

Silahkan Tulis Komentar disini:

Ads

wdcfawqafwef